Text
Jangan Tinggalkan Ibadah ketika Sakit
Ibadah kita tunaikan setiap saat setiap waktu, bukan hanya ketika kita ingat saja atau ketika sehat saja. Bahkan saat kondisi badan kita sakit sekalipun kita masih harus tetap menunaikan kewajiban beribadah tersebut. Memang berat jika kita bayangkan beribadah saat sakit cara menunaikannya seperti saat kita sehat. Namun sungguh indah agama kita, Allah swt memberikan rukhsah (keringanan) kepada hamba-Nya yang sakit dalam menunaikan kewajiban-kewajibannya. Shalat misalnya, jika kita tak kuat untuk berdiri, maka kita diperbolehkan untuk duduk, tidur atau berbring. Selama kita masih sadar, maka kita masih memiliki kewajiban untuk shalat dan beribadah sesuai kemampuankita.
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir. "(QS. Al-baqarah : 286)
| P04257B | 297.31 SYA j | My Library (200 3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain