Text
Pesajian
Puisi puisi Pesajian mengajak pembaca memahami bahwa, dengan puisi menjadi media interaksi yang tersusun dalam simbol-simbol. Penyebutan nama tempat dan bagian orang dari simbol itu. Repetisi simbol yang sering diulang ulang sebagai puisi identitas menjadi bentuk penekanan akan resah yang mau dilupakan agar terjadi perubahan.
Sementara itu, penyair legislator Dodi Irawan dalam catatan pengantar buku puisi Pesajian memberikan judul “Mematut diri di kaca mendesah” dijelaskannya kalau puisi yang ditulisnya dan dibacanya itu ketika dirinya menjadi anggota DPRD Inhu. "Agak mudah bagi saya mematut semua kejadian, saya sering turun ke desa dan saya sering berdialog dengan masyarakat," tulis Dodi Irawan.
| P03403B | 811 IRA p | My Library (800 13) | Tersedia |
| P03404B | 811 IRA p | My Library (800 13) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain